Tahun 2021 menjadi tanda unit veteran rock Smashing Pumpkins melahirkan karya baru untuk melengkapi karya-karya musik terdahulu mereka. Smashing Pumpkins dikabarkan tengah menggarap album baru yang bakal melengkapi trilogi dari dua album mereka sebelumnya.
Ya, album baru Smashing Pumpkins dibuat sebagai sekuel dari album Mellon Collie and the Infinite Sadness yang rilis pada 1995 serta album Machina yang dilepas pada tahun 2000. Kabar bocoran ini disampaikan Smashing Pumpkins dalam unggahan Instagram.
Smashing Pumpkins menjelaskan bahwa sebuah album berisikan 33 lagu tengah mereka siapkan untuk dirilis dalam waktu dekat ini. Akun resmi band tersebut mengunggah ulang foto milik frontman Billy Corgan yang menampakkan set drum milik Jimmy Chamberlin di sebuah studio.
“Memulai album baru SP hari ini, sekuel berisikan 33 lagu untuk MCIS dan Machina. Lagu-lagu sudah ditulis, pun dengan liriknya… jadi sekarang saatnya untuk rekam-rekam-rekam,” tulis akun Smashing Pumpkins pada Selasa (2/3/2021).
Mellon Collie and the Infinite Sadness sendiri saat dirilis pada tahun 1995 merupakan album dobel dengan total memuat 28 trek lagu dengan sejumlah single hits seperti Tonight Tonight, 1979, dan Bullet With Butterfly Wings.
Baca juga: Dua Tahun Puasa Karya, The Smashing Pumpkins Rilis Double Album “CYR”
Melalui album itu, Smashing Pumpkins untuk pertama kalinya menjadi pemuncak tangga lagu Billboard. Selain itu, Smashing Pumpkins juga diganjar tujuh nominasi penghargaan Grammy berkat album tersebut.
Sementara itu, album Machina yang dirilis pada Februari 2000 merupakan album kelima Smashing Pumpkins. Album ini menjadi tanda kembalinya sang drummer, Jimmy Chamberlin. Album ini pula yang menjadi tanda pertama kalinya Smashing Pumpkins memutuskan bubar.
Melansir Loudwire, Smashing Pumpkins melalui Billy Corgan sudah memberi penjelasan terkait pengerjaan album baru ini. Kombinasi antara Mellon Collie..., Machina dan album baru ini disebut akan melahirkan sebuah trilogi konseptual yang membawa nuansa opera musik.
"Itu ditulis agar seperti musikal, tapi karena tidak pernah selesai, itu seperti merekam film yang tidak diedit sepenuhnya dengan benar,” kata Billy Corgan.
“Machina I seperti salah satu hasil edit dari footage, dan Machina II adalah beberapa dari footage yang tersisa - tapi masih ada lebih banyak barang yang tersisa. Jadi, ini adalah upaya saya, 20 tahun kemudian, untuk menyelesaikan film tersebut dan dalam proses mencoba menyelesaikan film tersebut, menyadari bahwa film tersebut tidak akan pernah bisa diselesaikan karena banyak hal yang belum selesai," jelasnya.
Machina II adalah album yang belum selesai yang dibagikan ke internet secara gratis pada tahun 2000. Versi remaster yang juga tengah digarap saat ini bakal memuat 80 lagu, menambahkan 30 lagu baru ke rilisan aslinya.
"Beberapa hal bisa saya selesaikan dan beberapa hal yang belum selesai saya persembahkan. Ini hampir seperti sketsa, tetapi secara keseluruhan dari mendengarkannya, Anda seperti memahami film yang saya cari," ungkapnya.
Billy Corgan juga mengungkapkan bahwa album baru ini sangat mencerminkan kisah band itu sendiri pada saat itu. "Di satu sisi Anda memiliki band yang bubar dan band tahu itu bubar jadi ada kesedihan yang menggantung di atas segalanya, tapi di sisi lain kami sangat produktif," katanya.
"Ini seperti mencatat perpisahan atau semacamnya. Ini adalah rekaman yang sangat aneh dan salah satu yang saya tidak tahu apakah saya bisa membuat lagi jika saya mencobanya, tetapi saya senang itu ada di sana karena sekarang itu akan disajikan dalam cahaya sebaik mungkin," ujarnya.
Sebelum mengumumkan pembuatan album baru, Smashing Pumpkins sudah merilis album studio ke-11 mereka pada November 2020. Bertajuk Cyr, album Smashing Pumpkins tersebut diproduseri oleh Billy Corgan dan dilepas dalam format double album.
Rilisnya album terbaru Smashing Pumpkins jadi penanda berakhirnya masa puasa The Smashing Pumpkins dalam berkarya, setelah terakhir merilis album “Shiny and Oh So Bright, Vol. 1 / LP: No Past. No Future. No Sun.”dua tahun silam.
Proses rekaman album “CYR” dilakukan di kota kelahiran The Smashing Pumpkins, Chicago dan diproduseri langsung oleh sang frontman, Billy Corgan. Double album “CYR” milik The Smashing Pumpkins yang rencananya akan dirilis pada November mendatang ini berisikan 20 lagu melalui record label Sumerian Records.
Jika dibandingkan dengan karya-karya Smashing Pumpkins sebelumnya, terutama yang populer seperti “1979”, “Bullet With Butterfly Wings”, “Tonight Tonight”, serta “Today” yang memiliki nuansa “rock” kental. Berdasarkan, maxi single “CYR”dan “The Colour of Love” yang telah rilis, kedua lagu ini membawa warna yang berbeda dari karya-karya The Smashing Pumpkins sebelumnya.
Pada kedua single tersebut, band ini melakukan eksplorasi dan pendekatan yang eksentrik dengan memadukan sintesisasi pada keyboard dan dentuman drumnya, layaknya musik-musik dalam genre synth-pop.
Pendekatan baru yang dilakukan oleh The Smashing Pumpkins untuk karya-karya terbarunya ini membuat lagunya terkesan penuh dan terdengar cocok untuk diputar di suatu pesta karena beat-nya yang easy to follow.
Mungkin banyak yang tidak menyangka, tapi warna musik baru mereka terdengar cocok dengan karakteristik vokal Billy Corgan yang sengau dan melankolis. Dari dua single ini para pendengar setia The Smashing Pumpkins mungkin dapat menebak nuansa album terbaru mereka secara keseluruhan.
Article Category : Super Buzz
Article Date : 22/03/2021
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :